Profil Lembaga Kebudayaan

Suara Ugahari

Musik Puisi
Seni

Tentang Lembaga

Ugahari Profile
Ugahari lahir dari kelompok literasi (pengajian) di Kampung Buku, lalu menjadi kelompok musik yang menenun kata dan nada. Memilih jalan musikalisasi puisi, kelompok ini mencoba merawat suara para penyair dan sastrawan Kalimantan Selatan agar senantiasa hidup dan bergetar di telinga zaman.
Nama Ugahari dipetik dari kitab Sabilal Muhtadin karya Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari, sebuah kata yang menyiratkan kesahajaan dan kesederhanaan. Sejak pertama kali menampakkan diri di Mandiangin bulan Juni tahun 2022, Ugahari terus menyalakan bunyi, menjadikan puisi bukan hanya bacaan, tetapi juga alunan yang dapat didengar, dirasakan, dan dihayati bersama.