Buku

WARISAN BUDAYA TAKBENDA INDONESIA - KALIMANTAN SELATAN

Donny Sophandi · 2026

Deskripsi

Warisan Budaya Takbenda Indonesia – Kalimantan Selatan merupakan buku dokumentasi budaya yang mengangkat beragam warisan budaya takbenda yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat Kalimantan Selatan. Buku ini memperlihatkan bahwa warisan budaya tidak hanya berupa benda, tetapi juga mencakup tradisi, seni pertunjukan, permainan rakyat, pengetahuan tradisional, keterampilan, upacara adat, kuliner, serta berbagai ekspresi dan nilai budaya yang diwariskan antargenerasi.


Secara konseptual, buku menempatkan warisan budaya takbenda sebagai bagian dari identitas masyarakat Kalimantan Selatan. Warisan tersebut hidup melalui ingatan, praktik, keterampilan, tutur, dan tindakan masyarakat. Buku juga menyoroti hubungan erat antara budaya dengan kehidupan sosial, lingkungan, serta nilai-nilai yang berkembang dalam masyarakat.


Penyajiannya didominasi oleh deskripsi singkat mengenai setiap objek budaya yang dilengkapi dengan dokumentasi visual/fotografi. Beberapa contoh yang ditampilkan antara lain Sasirangan, Madihin, Aruh Baharin, Pasar Terapung Lokbaintan, Kuriding, Balamut, Baayun Maulid, Batatamba, Mamanda, Tari Baksa Kambang, Wayang Kulit Banjar, Tari Topeng Banjar, Kuda Gipang, Sinoman Hadrah, Balogo, Mappanretasi, Tenun Pagatan, Nasi Astakona, Rumah Lanting, Bagasing, Anyaman Purun, hingga berbagai tradisi masyarakat Dayak Meratus dan Dayak Balangan.


Buku ini tidak semata-mata dimaksudkan sebagai katalog budaya. Gagasan utamanya adalah mendokumentasikan sekaligus memperkenalkan kembali kekayaan budaya Kalimantan Selatan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, sehingga mereka dapat mengenal, mencintai, dan ikut menjaga keberlangsungannya.

Ringkasan

Buku ini merupakan dokumentasi visual dan naratif mengenai keberagaman warisan budaya masyarakat Kalimantan Selatan yang mencakup tradisi, seni pertunjukan, permainan rakyat, pengetahuan tradisional, kriya, kuliner, ritual, serta berbagai ekspresi budaya. Buku ini menegaskan bahwa warisan budaya merupakan bagian dari identitas dan kehidupan masyarakat yang perlu didokumentasikan, dikenalkan, dilestarikan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Di tengah perubahan zaman dan modernisasi, buku ini menjadi media edukasi sekaligus pengingat bahwa budaya bukan sekadar peninggalan masa lalu, tetapi merupakan fondasi bagi pembentukan masa depan yang tetap berakar pada identitas masyarakat Kalimantan Selatan.